Pursuit of Happyness, ya salah satu film terbaik yang pernah saya lihat selama ini. Suatu cerita kehidupan yang benar-benar menyentuh perasaan penonton. Dibintangi oleh salah satu aktor yang sangat saya sukai, Will Smith, dibintangi juga oleh anaknya sendiri Jaden Smith yang berperan sangat lugas dan menarik difilm ini. Sebelum memulai sinopsis dan komentar mengenai film ini dari saya, mari kita simak dua pujian yang telah diberikan kepada film tersebut yang diambil dari kisah nyata.
“Will Smith gives the most touching performance of his career.” ~ Jeffrey Lyons, NBC’s “Reel Talk”
“…Smith server notice he is not only a genuine movie star, he’s a four star actor…” ~ Chicago Tribune, Michael Philips
Film ini menceritakan mengenai kehidupan Chris gardner (Will Smith) yang merupakan salesman dari alat kedokteran, yang hidup bersama istri (Thandie Newton) dan seorang anak (Jaden Smith). Kehidupan yang dilalui Chris sangatlah berat, dengan beban harus dapat menjualalat semacam X-Ray portable untuk tulang itu dua buah dalam satu bulan, ia berjuang mati-matian untuk mendapatkan dokter yang ingin membeli alatnya tersebut, dan ia juga berjuang agar istrinya tetap percaya bahwa dia dapat menghidupi keluarganya dengan keadaan yang cukup kelak. Istrinya sendiri bekerja sebagai buruh di suatu perusahaan. Hampir setiap hari Chris dan istrinya bertengkar karena masalah keuangan, walaupun di depan anaknya Christopher yang baru berumur 5 tahun.
Hari demi hari berlalu, sampai akhirnya sang istri tidak dapat lagi bertahan dengan pekerjaan Chris yang sangat-sangat tidak mencukupi kebutuhan keluarga itu. Dia dan istrinya berpisah, dan istrinya mencoba hidup di New York. Semenjak itu, Chris seorang yang merawat anaknya. Dan disinilah kisah menarik itu bermula, bagaimana seorang ayah sangat begitu menyayangi dan berjuang demi anaknya. Chris mencoba mengikuti program latihan untuk menjadi makelar saham (stockbroker), karena ia melihat orang-orang yang bekerja disana selalu menampakkan muka ceria dan bahagia yang dimana ia tidak pernah menampilkan wajah seperti itu dalam kehidupannya (Mimik muka Chris memang betul-betul sayu, dan penuh beban hidup).
Chris menjalani program latihan tersebut dengan amat tekun dan bersungguh-sungguh. Dan secara tidak langsung ia berhasil mengambil hati atasannya, karena Chris seorang yang berkomitmen, cerdas, dan ikhlas. Disamping menjalani latihan tersebut, ia masih harus menjual alat Xraynya itu, karena latihan itu tidak memberikan uang pesangon sepersen pun. Dan disaat Chris mulai kehabisan uang, ia terpaksa keluar dari rumah kontrakannya dan berlomba-lomba untuk dapat masuk di rumah penampungan di kota San Francisco tersebut. Dan salah satu bagian yang saya sukai dan dapat menjadi pelajaran bagi saya adalah ketika Chris berhasil menjual alat Xraynya itu, dan ia membawa anaknya tidur di hotel untuk satu malam, demi membahagiakan anaknya yang kelelahan harus mengantri untuk mendapatkan tempat penampungan.
Tibalah saat ujian akhir dari program latihan yang dijalani. Chris menjadi orang nomor dua tercepat dalam mengumpulkan kertasan ujian (Karena orang yang pertama terlupa mengisi bagian esai di pertanyaan belakang sekali.. hehe makanya harus teliti). Lalu beberapa hari kemudian, dengan perasaan yang berdebar-debar (penonton pun pasti sama) Chris memasuki ruang rapat untuk mendapatkan hasil latihannya. Dan Chris dinyatakan lulus, dia menangis, demikian juga dengan saya. Untuk pertama kali dalam hidupnya Chris menampakkan muka yang bahagia. Dan sebagai penutup dituliskan bahwa akhirnya Chris mendirikan perusahaan penanaman modal sendiri, yang bernama ‘Gardner Rich’. What a success story…..
Pelajaran yang bisa diambil:
- Bekerja keras lah dengan sungguh-sungguh, dan tunjukkan komitmen kita
- Sayangilah anak kita sedari kecil, karena mereka perlu itu
- Bersikap ramah dan sopan terhadap orang lain
- Tidak mudah menyerah dalam menjalani keras dan tantangan hidup
- Selalu mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapai sesuatu
Saya berikan 5 bintang (nilai penuh) untuk film ini.
“Sebuah film yang wajib ditonton untuk orang yang menatap masa depan dan menyayangi keluarganya… incredible movie, actor, and storyline” ~ Aditya Wirawan, pengamat film amatiran…hehe
Popularity: 21% [?]