•          

Setelah Lebaran Raihlah Mimpimu

October 3rd, 2009. Posted in: Film and Music, Review
meraihmimpi1

Sebelumnya saya ingin mengucapkan selamat hari raya idul fitri dan mohon maaf lahir batin bagi yang merayakannya. Liburan 10 hari kemarin di Indonesia benar-benar cukup berkesan bagi saya. Mulai dari ketika di Palembang: puas makan pempek, main paintball, lalu jalan-jalan di Jakarta bersama nikenmakki. Dan salah satu hajat saya ketika pulang akhirnya kesampaian. Yaitu menonton Meraih Mimpi di bioskop. Ya inilah inti dari postingan saya kali ini.

Saya beri rating 8.5/10 untuk film tersebut. Saya termasuk orang yang suka menilai film, jadi penilaian saya bisa disanggah atau diterima. :) . Saya begitu tertarik menonton film itu ketika saya memulai tret di plurk sekitar awal 2009, mempertanyakan mengenai industri kreatif Indonesia yang kurang gaungnya dibanding Malaysia. Dan ketika itu terjadilah dialog dengan pitra dan teman-teman lainnya. Dari situlah saya tahu pertama kali tentang cikal bakal film Meraih Mimpi tersebut, yaitu Sing toThe Dawn yang dibuat oleh sebagian besar animator Indonesia yang berada di Batam tetapi bekerja untuk perusahaan Singapura, Infinite Frameworks. Ini link dialog percakapan tersebut http://www.plurk.com/p/ju4ds.

Bisa dikatakan saya cukup kagum dengan apa yang telah disajikan film tersebut dari awal hingga akhir. Saya tidak menghiraukan timing gerak bibir dan suara yang tidak sama seperti banyak yang disuarakan orang. Karena film tersebut asalnya adalah menggunakan bahasa Inggris untuk market Singapura dan Internasional, dan kemudian langsung disadur ke bahasa Indonesia dan lagu Indonesia. Jadi dimaklumi saja, karena tidak mungkin memodeling ulang seluruh gerak bibir dan merendernya kembali cuma untuk tayang eksklusif di suatu negara. Suatu pekerjaan yang membuang waktu dan uang saja.

Saya telah mengikuti perkembangan film 3D Indonesia semenjak zaman Janus Prajurit terakhir dan film 3D panjang pertama Indonesia yaitu Homeland. Dan saya sampai terdiam ketika menonton Meraih Mimpi. Kalau tidak percaya cobalah tanya nikenmakki yang menonton bersama saya :p. Saya begitu serius melihat detil grafik, warna yang ditampilkan, animasi dan juga special effectnya. Benar-benar membuat mata ini segar dan takjub untuk sekelas animasi Indonesia dengan takaran perlu diingat industri kreatif kita belum begitu berkembang.

Mau tahu tokoh yang paling sangat saya sukai di film tersebut? Ya, si burung kakak tua. Keren sekali modellingnya, terutama jambulnya. Yang agak kaku si bentuk-bentuk monyetnya. Hewan lainnya sudah cukup baik. Mungkin yang sedikit mengganggu ataupun sukar untuk dicerna anak kecil adalah seringnya ada suara berbicara tetapi tokohnya tidak ada. Memang dalam dunia animasi itu adalah hal yang agak biasa. Tapi mestinya bisa diminimalisir penggunaannya. Demikian juga lelucon sering jatuhnya suatu tokoh didalam cerita tersebut. Coba bisa dihitungkah berapa kali ada adegan jatuh disana? :p

geng-poster

Jujur, kalau mau membandingkan dengan Film Upin dan Ipin the movie (yang seri bioskopnya), Geng:Pengembaraan Bermula. Bisa saya katakan meraih mimpi menang dari segi grafis (2D dan 3D nya), keindahan warna (visualisasi), special effect, permainan cahaya (lighting) serta lagu-lagu latar yang sangat menarik (terutama lagunya gita gutawa, ‘Meraih Mimpi’). Kalau dari segi kelucuan mungkin film the movie Upin Ipin lebih lucu dengan perbandingan skala mendapatkan bintang 3, sedangkan Meraih Mimpi mendapat bintang 2 dari 5 bintang yang diperebutkan. Sedangkan kalau meihat dari jalan cerita, bisa dikatakan cukup berimbang karena sama-sama menyajikan pesan moral dan cerita yang universal. Hmmm…. Tetapi setelah dipikir ulang, Upin dan Ipin menang tipis untuk jalan cerita, beda poin yang mereka dapat adalah 0.3 lebih tinggi dengan skala 5 adalah nilai tertinggi.

Saya sangat menyarankan para pembaca sekalian untuk menonton film ini, dan buatlah keuntungan bagi pihak penerbitnya. InsyaAllah kedepannya industri kreatif kita makin baik hasil produksinya dan didukung oleh pemerintah.

Tidak sabar untuk segera membeli DVD Meraih Mimpi yang original untuk dapat menikmati keindahan yang terdapat didalamnya!!

Untuk resensi, sinopsis serta cerita dibelakang filmnya bisa dibaca disini (wajib dibaca untuk poin 1, 3 dan 4)

  1. http://amriawan.blogspot.com/2009/09/resensi-dan-trailer-film-meraih-mimpi.html
  2. http://www.meraihmimpi.com/
  3. http://batampos.co.id/Utama/Utama/Dari_Pemutaran_Perdana_Film_%94Meraih_Mimpi%94_.html
  4. http://anggunesia.takeforum.com/2009/09/12/meraih-mimpi-sing-to-the-dawn-film-kartun-lokal-de/page1/?utm_source=s&utm_medium=s&utm_campaign=s

Popularity: 35% [?]

  • Share/Save/Bookmark

Related posts:

  1. Avatar Calon Film Terbaik Dekade ini


Bookmark and Share

9 Comments »

  1. manggil nama saya ga gratis bang :p..

    setuju, grafis nya bagus,semua nya bagus. Akhirnya ada juga film indonesia yang bisa saya acungi jempol ;)

    Ipin dan Upin belom sempet aku tonton..minjem dvd nya aj deh :d

    niken’s last blog post..hometown..

    Comment by niken — October 3, 2009 @ 12:20 pm

  2. yaa saya sependapat dengan anda bung adit..

    saya kita tidak bertemu di palembang yaa…

    jafis’s last blog post..Formula Hidup sendiri

    Comment by jafis — October 7, 2009 @ 11:42 am

  3. alo, wank… mampus… keren kali. pkembangan mnulismu mlesat jauh mninggalkan aku… emang ini yg mbedaain antara orang yg bmimpi & org yg mlakukan. hehehe…
    ngomong2 ttg menggapai mimpi. ntar klo dvd/vcd udah kluar, bolehlah ikut saran pisces boy… :)

    marnie’s last blog post..Selamat Idul Fitri 1430 H

    Comment by marnie — October 9, 2009 @ 2:34 pm

  4. Yup grafisnya keren banget kan. Semoga kedepannya akan lebih banyak hasil industri kreatif yang lebih keren lainnya.

    Comment by AdityaWirawan — October 10, 2009 @ 12:08 am

  5. Yah sayang sekali memang ketika lebaran kemarin anak-anak WK pada tidak kumpul di awal-awal lebarannya

    Comment by AdityaWirawan — October 10, 2009 @ 12:09 am

  6. Bisa saja ibu ini.

    Dibeli lho DVD originalnya nanti ya :p

    Comment by AdityaWirawan — October 10, 2009 @ 12:10 am

  7. Sampe sekarang saya belum nonton Film-nya… Tapi dari beberapa referensi dan juga summary saya yakin kalo ini salah satu bukti awal majunya kualitas film Indonesia yang sudah banyak terkontaminasi dengan sinetron yang berbungkus film…

    Patutlah kita mempublikasikan karya-karya film Indonesia yang bermutu sehingga bisa ada [sedikit, walaupun] kontribusi pencerdasan kepada masyarakat banyak.

    Great Post, wank!

    Wahyu’s last blog post..LEARNING FROM ANTHONY BIANCO

    Comment by Wahyu — October 17, 2009 @ 8:26 pm

  8. Ayo ditonton donk yu. Keren banget filmnya

    AdityaWirawan’s last blog post..Setelah Lebaran Raihlah Mimpimu

    Comment by AdityaWirawan — November 10, 2009 @ 10:11 pm

  9. Waaahh..
    sempet nonton ya kak??
    aku kemaren gak sempet nonton gara2 gak sempet..

    Kalo liat dari trailernya sih emang gerak bibir ama vokal gak sama..
    Baru tau ternyata gara2 itu…

    nais inpoh dah..

    dian’s last blog post..Terima kasih SMA Plus Negeri 17 Palembang

    Comment by dian — January 8, 2010 @ 9:43 am

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment