•          

Sepakbola Indonesia Tidak Akan Pernah Maju

December 21st, 2008. Posted in: Opini

kostum pssiInilah baju timnas sepakbola kita yang seharusnya dapat dilambungkan ke atas, bukan seperti sekarang. Baju yang memalukan. Kemarin malam adalah salah satu puncak kekesalan saya dalam mengikuti dunia persebakbolaan nasional. Indonesia kalah 2-1 melawan Thailand, yang dimana pada babak pertama kita sudah unggul 1-0 (agregat 1-1). Saya tidak menonton pertemuan pertama semifinal piala AFF suzuki (dulu piala Tiger) di Gelora Bung Karno, tapi dengan melihat pertandingan kemarin, saya sudah dapat menebak bagaimana permainan yang diperagakan oleh laskar pecundang itu.

Membuka sedikit harapan ketika seorang pemain Thailand melakukan gol bunuh diri sebelum menit ke 10, lama kemudian kebiasaan itu bermula. Passing bola yang tidak akurat, sering terpegun dengan gerakan pemain lawan, lambat bereaksi, pendek, tidak cerdas, wuihh banyak capek mau menulisnya. Seolah-olah pemain kita dalam pikirannya adalah “yang penting bola harus kedepan setidaknya 10cm dari saya”. Wah bukannya melihat dulu pemain yang akan dioper, menahan bola (tidak terburu-buru), ini malah ada pikiran semacam itu. Kecewa

Pemain yang saya plot bermain jelek adalah :

  • Mushafri. Pemain ini sangat tidak layak masuk timnas. Pemain yang rendah. Bangsa kita adalah bangsa yang sudah rendah pemainnya. Sedangkan ini yang lebih pendek dari yang lainnya malah dimasukkan. Apalagi menempati posisi striker, ya terang tidak mungkin. Selalu kalah merebut bola atas. Ini bukan argentina bung (Maradonna dan Messi) yang dimana pemain lainnya bisa memberikan passing baik dan kerjasama tim yang menakjubkan.
  • Ponaryo Astaman. Hahaha sekarang dia bukan kapten lagi. Terlalu sering main iklan TV ya mas sampai lupa latihan. Masak jadi pemain yang mainnya amburadul.
  • Isnan Ali, Syamsul Bachri . Tolong dijaga emosi ketika bermain.

Salah Siapa?

Menurut saya ini adalah salah pemain dan pelatih. Bukan PSSI? tidak, ketika dilapangan itu bukan salah PSSI. Memang PSSI sangat bermasalah dengan Nurdin Halidnya yang doyan sama penjara, dan juga antek-anteknya yang kurang berkesan kerjanya. Tapi saya lebih kecewa pada permainan tim. Kalau lebih rajin dalam berlatih, mengkuatkan reflek kecerdasan, berpikir dan gerak maka bukan tidak mungkin Indonesia bisa menjadi runner up disemua kejuaran. Tetap bukan juara. Saya belum melihat ada peluang juara ditubuh timnas kita sampai saat ini dan 2 tahun kedepan.

Pelatih juga sebaiknya diganti. Masak pelatih berbobot besar gempal!. Adakah negara lain yang memiliki pelatih timnas berbadan gempal? gimana mau melatih secara efisien?. Karena pelatih juga harus turun langsung kelapangan. Ganti dengan pelatih yang jauh lebih cerdas dan tegas. Kemungkinan ada pada diri Rahmad Darmawan.

Intermezzo

Mau tahu kenapa timnas kita selalu kalah? Jawabannya sudah ada pada iklan TV dan poster yang pernah terpampang di media beberapa bulan yang lalu. Lihat lingkaran emas yang saya buat. LOSER dan NO SCORE, GOAL. Secara tidak langsung itu memberikan pesan bahwa timnas kita adalah loser (tim kalah/pecundang) dan tidak pernah akan juara.

Popularity: 43% [?]

  • Share/Save/Bookmark

Related posts:

  1. Utusan Online Tidak User Friendly
  2. Mengikuti World Cup 2010 di Fifa.com


Bookmark and Share

17 Comments »

  1. :D buahahahahahaha, emang ada ya iklan gitu?? aku baru tau, hanjreed ada pesan yang tertanam di poster tsb ternyata

    rd Limosin’s last blog post..Anggaran Laptop 35 Juta Adalah Kurang

    Comment by rd Limosin — December 21, 2008 @ 8:43 pm

  2. wew,,sangat “panas” baca postingannya ;) mudah2an ke depannya tim indonesia lebih baik lagi, bisa bener2 bawa nama baik bangsa dan buat kita bangga akan kehadiran dan prestasi mereka,,yang jelas apapun itu kita kudu hargain apa yang udah mereka sumbangin kemaren .. :D

    Comment by nikenmakki — December 21, 2008 @ 8:53 pm

  3. saya termasuk manusia yang sangat jarang menontong pertandingan sepakbola lokal. bukan karena tak suka sepakbola, namun khawatir kepada efek negatif yang bakal muncul bila terlalu sering menonton.

    pun ketika sriwijaya fc berlaga di kandang sendiri pun, belum ada keinginan kuat untuk sekedar mencari berita atau informasi mengenai sepak terjang laskar wongkito itu. pertama karena belum terlihat pemain lokal yang bercokol, kedua permainannya memang masih belum solid.

    punya duit banyak lantas membeli pemain atau klub sepakbola lain adalah sangat mudah. pun bila menang, maka itu adalah suatu hal yang teramat biasa-biasa saja. yang jadi aneh adalah sudah punya duit banyak malah makin terpuruk.

    jadilah kesebelasan yang punya prestasi karena memang punya skill yg mumpuni. maaf, saya pun cuma bisa kasih komentar. sebab, kalo mo melatih sepakbola banyak yang gak setuju … lah maen bola juga nyaris gak pernah. pernah maen waktu kelas 5 SD … dan kelas 2 SMP

    wakkakakkakaaaa

    borsalino’s last blog post..Test Speed Broom Unlimited

    Comment by borsalino — December 21, 2008 @ 9:14 pm

  4. # rd : sebenarnya ada kata tersembunyi lagi lho. perhatikan textMan yang sebelah kanan bagian paha kiri atasnya. “Donkey”, silahkan artikan sendiri. :)
    # nikenmakki : iya mudah2an kedepannya bagus. Harus berubah 98% nih timnas

    Comment by AdityaWirawan — December 21, 2008 @ 10:03 pm

  5. walaupun indonesia kalah terus…
    sepakbola telah bisa mempersatukan rakyat indonesia untuk satu membela tanah airnya…
    wkekekekeekek

    galih’s last blog post..Kopdar Plurker Palembang

    Comment by galih — December 21, 2008 @ 10:38 pm

  6. Dari segi fisik, benar adanya.. tapi bukan dari kekuatan dan kepintaran olah bola saja.
    kekurangan fisik (kalu dibandingkan dengan orang eropa/amerika umumnya, sangat-sangatlah berbanding jauh…)
    ekspektasi saya tidaklah sampai “timnas” ini dapat menjuarai turnamen kelas dunia.
    (walaupun ada, tapi saya pun tau diri, melihat perbandingan yang ada)..
    namun turnamen AFF ini adalah turnamen seputaran regional asia tenggara dan notabene mereka juga memiliki kekurangan2 sama seperti yang kita miliki.
    bahkan dari kompetisi di negara lain mungkin Indonesia jauh lebih baik cmiiw.
    kenapa kita tidak mampu berprestasi? bukan kekurangan fisik saja kan?
    dan saya pikir, tidak salah kita untuk menyalahkan pssi,
    untuk merubah organisasi itu dari kepentingan2 orang yg tidak jelas saja tidak bisa, apalagi untuk merubah “timnas” kita kearah yg lebih baik dan berprestasipun apalagi…

    makasih mas awank mau mendengarkan uneg-uneg saya :D

    hidup sepakbola indonesiia..!!!

    mangoeni’s last blog post..Wongkito Widget

    Comment by mangoeni — December 22, 2008 @ 12:35 am

  7. haha…
    pantesan aja kalah terus.. loser sih…

    no goal, no glory!

    Arten®’s last blog post..Euforia masa lalu? Lupakanlah..!

    Comment by Arten® — December 22, 2008 @ 12:19 pm

  8. pembinaan dari muda baru mau bergerak, regenerasi lambat. terus, tidak bisa menerima kekalahan, itulah indonesia

    Aan’s last blog post..Caleg vs PNS

    Comment by Aan — December 23, 2008 @ 11:55 am

  9. Agak ‘Pedas’ ya kata-katanya pak awank..
    Ya mau bagaimana lagi?
    Kalo ditarik-tarik coba, salah pilih pelatih yg begitu, yg milih sapa?PSSI..nah koq milih pelatih aja ga becus??

    Salah semuanya sih.
    Ya mudah-mudahan aja lah bisa lebih bagus. Para atlit juga seharusnya profesional lah, kalo udah dibayar, ya berlatihlah sungguh-sungguh.

    Untuk AFF kemaren cuma mau acungi jempol buat Markus Horison, Budi Sudarsono, Firman Utina.

    Comment by Doli Anggia Harahap — December 23, 2008 @ 12:42 pm

  10. iyo pelatih gagal malah kontraknyo diperpanjang 2 taon….

    ivn’s last blog post..Penghuni Rumah Kosong

    Comment by ivn — December 24, 2008 @ 3:15 pm

  11. # Borsalino : panjang banget komennya :D
    # Galih : Ya kalau kalah aja bisa menyatukan apalagi menang. Makanya jangan kalah terus
    # Arten : U right bro
    # Aan : Regenerasi tidak terlalu lambat. Tapi pemain kita kurang pro, kurang berlatih.
    # Doli : Poin ‘Para atlit juga seharusnya profesional lah, kalo udah dibayar, ya berlatihlah sungguh-sungguh.’ sangat saya setujui
    # Ivn : Kontrak disambung ya? baca dimana? wahh parah :p

    Comment by AdityaWirawan — December 25, 2008 @ 12:08 am

  12. liga kita jelek, otomatis timnas jelek. klo mau maju, pemain2 harus main ke negeri seberang, ga usah jauh2, tetangga2 saja :D

    Comment by Kenji — January 12, 2009 @ 11:29 pm

  13. ga’ bisa koment lg yg ini

    Mas Koko’s last blog post..Aku berikan Pundakku…

    Comment by Mas Koko — January 20, 2009 @ 11:55 pm

  14. Selama para pengurusnya yang ‘iyu-itu’ saja…
    Malez ah….

    Wahyu’s last blog post..CALO yang PROFESIONAL….

    Comment by Wahyu — March 19, 2009 @ 7:09 pm

  15. jangan pernah putus asa. Selama ada niat untuk maju dan mewujudkannya dengan usaha, keniscayaan itu akan sirna…maju sepakbola Indonesia

    Comment by bicarabola — August 13, 2009 @ 12:16 am

  16. sebenarnya indonesia salah bermain mereka selalu memainkan bola long-pass, padahal mereka pemain yg pendek sebaiknya mereka mengandalkan permainan satu dua lalu ajarkan bagaimana nendang yg akurat dari luar kotak pinalti & pertanan kita sebenarnya sudah baik tinggal mengganti gelandang ponaryo dengan siswanto pemain persema yg punya tendangan akurat

    Comment by the eagle — December 8, 2009 @ 1:44 pm

  17. sepak bola indonesia saat ini memang sangat memalukan yang tidak pernah mempunyai prestasi yang cemerlang, , masa disea games kemaren klah 3-1 dari myanmar dan 2-0 dari tim terkonyol di asean yaitu laos ini kan sangat memalukan, , mNdngan dukung tim badminton indonesia lagi yang selalu meraih prestasi cemerlang, ,

    Comment by hery — April 14, 2010 @ 2:24 pm

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment