Loading....
Recent Article links:

Archive for September, 2008

Selamat Hari Raya 1429H

Mohon maaf lahir batin ya. Semoga amal ibadah kita diterima dengan baik dan dapat kembali fitrah.

Popularity: 4% [?]

Pembatasan lagu luar di radio Malasyia

Beberapa minggu yang lalu terhembus kabar bahwa Malaysia akan membatasi masuknya lagu luar, khususnya Indonesia ke negara mereka. Dan saya baru membaca berita resmi tersebut di surat khabar Utusan Malaysia online pada hari ini.

M Nasir yang merupakan salah satu artis kawakan Malaysia diwawancarai pada kolom hiburan yang berjudul “Lagu kita perlukan pembelaan” itu. Beliau menganjurkan kepada pihak radio swasta/negara di Malaysia untuk menerapkan kuota 90% untuk keutamaan lagu dalam negeri dan 10% untuk lagu dari artis luar. Hmmm… sesuatu yang lucu bisa kita dapatkan di kolom surat khabar tersebut. Seseorang yang sekelas M Nasir ternyata cara berpikirnya belumlah sematang artis profesional lainnya. Mau tahu bagian yang mana? diantaranya adalah seperti dibawah ini.

Wartawan : Betul ke karyawan muzik Malaysia takut untuk bersaing dengan artis-artis terutamanya dari Indonesia?

M Nasir : Bukan soal takut tetapi artis-artis kita tidak diberi peluang untuk bersaing secara adil. Saya mahu tanya, mengapa stesen-stesen radio di Indonesia tidak memberi peluang siaran yang banyak kepada lagu-lagu artis kita?

Sedangkan kita terlalu banyak menyiarkan lagu-lagu mereka. Ini tentunya merupakan suatu kelebihan untuk mereka. Kalau diberi ruang yang luas, lagu-lagu artis kita juga akan sama popular seperti lagu-lagu artis luar.

Saya mau membahas sedikit cungkilan di atas. Maaf ya M Nasir, lagu Indonesia banyak diputar di Malaysia adalah memang karena banyak rakyat Malaysia terutama Melayu sangat menyukai lagu-lagu dari Indonesia. Banyak teman Malaysia saya yang tertanya-tanya kepada saya, “Kenapa ya artis-artis/band Indonesia lagunya bisa bagus dan hebat”, belum lagi komentar-komentar di youtube tag video musik Indonesia ataupun forum-forum bebas. Dan kenapa stasiun radio Indonesia tidak memutar lagu Malaysia sekarang ini adalah karena kalaupun diputar, lagu Malaysia tidaklah akan mendapat tempat yang bearti, dan karena memang tingkat aransement musiknya agak berbeda. Indonesia juga memainkan lagu-lagu Malaysia yang terkenal encik. Siti Nurhaliza, Raihan, search (dulu). Jadi hanya lagu-lagu Malaysia yang layak sajalah yang dimainkan di Indonesia, dan maaf itu hanya sedikit. Jauh berbanding layaknya lagu Indonesia diputar di Malaysia.

Wartawan : Secara jujurnya, apa kurangnya lagu-lagu kita berbanding lagu-lagu artis luar?

M Nasir : Sama sahaja kerana semua itu bergantung kepada ‘jangka hayat’ karier seseorang penyanyi itu.

Saya jangkakan ia sekitar lima tahun sahaja. Kalau penyanyi itu terus diterima selepas itu, ia datangnya daripada sokongan para peminat setia ketika zaman popularnya itu.

Biasanya seseorang penyanyi itu akan bertahan hingga album keempat sahaja. selepas itu nasiblah. Ini adalah psikologi dalam industri hiburan. Sampai ke suatu tahap, orang (peminat) akan rasa ‘penat’. Komposer mungkin boleh bertahan kerana mereka ini golongan yang berada di belakang tabir, orang tidak nampak. Jadi lambat sikitlah orang hendak rasa bosan.

Ini adalah jawaban yang kurang rasional dan sedikit egois dari M Nasir. Tentu jelas lagu Malaysia kurang daripada lagu luar (luar adalah sangat luas, Eropa, Amerika, Indonesia, dll. betul?). Masak kelas lagu Malaysia mau dibilang sama dengan kelas lagu Amerika?. Lalu Kata siapa ‘biasanya’  seseorang penyanyi itu akan bertahan hingga album keempat? Banyak artis/band yang telah lebih mengeluarkan dari 4 album dan tetap sukses. Contohnya banyak sekali, untuk Indonesia saja ada (saya beri sedikit contoh saja, takut M Nasir iri) Dewa, Gigi, Ungu, Padi, Rosa, KD, Glenn. Dan makin lama fansnya makin banyak bukannya berkurang.

Itu semua bukan nasib M Nasir! tetapi adalah suatu proses pendewasaan dalam bermusik. Jika artis/band itu adalah pemusik berkelas dan profesional, maka karya-karya nan indah akan tetap selalu mengalir, demikian juga dengan fansnya.

Musik adalah bahasa universal. Dan dengan ditemani musiklah saya menjalani kehidupan yang keras di dunia ini. ~ adityawirawan’s quote

Sekarang penilaian saya secara umum mengenai hal ini. Saya sudah 6 tahun tinggal di Malaysia, dan sedikit banyak tahu mengenai perkembangan musik Malaysia, radio, dan hiburan sejenis lainnya. Porsi pemutaran lagu Indonesia di Malaysia memang cukup tinggi. Sampai saya pernah berpikir, pasti suatu saat akan ada pemprotesan dari senior-senior musik Malaysia. Dan benar. Saya tidak mempersalahkan mau membuat kuota penyiaran. Karena itu hanya akan semakin menggambarkan betapa lemahnya lagu-lagu Malaysia.

Seandainya musik Malaysia juga berkelas, kenapa harus ada kuota terhadap musik luar dan jadi perbincangan? sungguh aneh.

Satu yang perlu diingat. Belum kesemua artis/band Indonesia masuk ke Malaysia. Masih banyak artis/band lainnya yang juga akan mendapatkan tempat di Malaysia. Maka, kembangkan juga kreatifitas kalian dalam bermusik, bukan hanya membuat peraturan dan memberikan jawaban wawancara yang kurang rasional.

with all my respect, Hiduplah Musik Indonesia.

note: Please drop a comment wisely =8)

Popularity: 7% [?]

 Subscribe to my Reader

  • Recent Comments

    • AdityaWirawan: # Borsalino : panjang banget komennya :D # Galih : Ya kalau...
    • ivn: iyo pelatih gagal malah kontraknyo diperpanjang 2 taon.... ...
    • Dandy bali: Sy minta info Dopod 838 pro bos, 1. bagaimana caranya meng...
    • Doli Anggia Harahap: Agak 'Pedas' ya kata-katanya pak awank.. Ya mau bagaimana l...
    • Aan: pembinaan dari muda baru mau bergerak, regenerasi lambat. te...
  • September 2008
    M T W T F S S
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    2930EC
  • Events
    • No events.
  • Blogroll
  • Advertisement

      Komunitas Bloger Palembang
      Visit Indonesi 2008

    My Pictures

    www.flickr.com
    This is a Flickr badge showing public photos from awanken. Make your own badge here.

    Others

    Check Google Page Rank
    eXTReMe Tracker
    KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia web counter
    close
    Want to know about digital camera and their accessories prices in Jakarta? Please visit itgadgetzone