Jarak rumah ke kantor
Menyambungi posting blog saya pada 5 nov yang lalu, mengenai pindah rumah. Sebenarnya saya berharap jarak dari rumah ke kantor dapat lebih pendek dan masa tempuhnya lebih singkat, tapi apa mau dikata, ternyata lebih jauh 6Km an, yang sebelumnya hanya 26km sekarang 32km. Itupun jalan yang ditempuh lebih sukar dan tidak user friendly (lhoo.. kok
). Soalnya kalau jalur rumah yang lama ke kantor itu ada *jalan untuk motornya jadi praktis sepanjang 26km itu 75% naik motor melalui jalan motor tersebut, sedangkan rumah yang baru ke kantor 100% jalannya campur ma laluan mobil, truk, tronton, arrrggghhhh mana jalan itu termasuk jalan tol lagi sifatnya. Jadi total waktu tempuh mencapai 35-45 menit dengan kecepatan rata-rata motor.
*Jalan motor itu sendiri adalah jalan yang khusus untuk motor dan terpisah dari kendaraan lainnya, biasanya jalan tersebut kecil saja dan hanya bisa dilalui 2 motor, dan one way.
Dan satu yang aku sangat benci dari laluan yang baru ini. Jalannya banyak yang cacat, gila…. kenapa coba buat jalan kayak gitu. Masak ditengah-tengah jalan tiba-tiba ada penutup besi untuk saluran got bawah tanah, dan tutup itu lebih rendah dari aspal disekelilingnya, jadi sama aja kayak lobang donk. Dan bukan itu saja, masih banyak cacat lainnya, aspal pecahlah, lobang2 tajam lah (kan bahaya banget tuk pengendara motor).
![]() |
![]() |
| Figur 1. Inilah contoh penutup yang membahayakan itu | Figur 2. Ini contoh jalan yang cacat |
Kecacatan seperti mungkin jumlah mencapai 100 buah kali (huehue kok buah ya…) sepanjang jalan yang saya lalui. Yang penting saya harus hati-hati saja. Tidak ngebut, ambil lajur kiri, perhatiin side mirror, pake baju tebal.
Semoga saya akan terbiasa dengan laluan ini.
Popularity: 6% [?]




